NOTOBUKU

Sistem Perpustakaan

Ringkasan Project

NOTOBUKU dirancang untuk membantu perpustakaan mengelola katalogisasi buku, data anggota, peminjaman, pengembalian, dan informasi koleksi dari satu sistem yang lebih rapi. Fokusnya sederhana: pustakawan tidak perlu lagi menebak status buku atau mencari catatan di banyak tempat.

Sistem seperti ini cocok untuk sekolah, kampus, komunitas baca, lembaga pelatihan, atau perpustakaan internal yang ingin alur kerja pustakawan, pencarian pengunjung, dan publikasi informasi lebih mudah dipantau.

Studi Kasus Project

Bukti Pengerjaan NOTOBUKU

Waktu PengerjaanSeptember 2025
Peran AksatriaPerancangan sistem perpustakaan, katalog, data anggota, alur admin, pencarian, dan optimasi struktur informasi.
Link LiveAkses privat/lokal

Masalah Awal

Pengelolaan katalog, anggota, peminjaman, pengembalian, dan informasi koleksi perlu dibuat lebih teratur untuk kebutuhan perpustakaan.

Solusi

Aksatria menyusun sistem manajemen perpustakaan dengan katalog, metadata, anggota, admin, panduan pengguna, dan struktur yang bisa dikembangkan.

Hasil Akhir

Data koleksi dan aktivitas perpustakaan lebih mudah ditata sehingga admin punya alur kerja yang lebih jelas.

Feedback Klien

“Pengelolaan katalog dan data perpustakaan terasa lebih rapi karena informasi koleksi tidak lagi tersebar di banyak catatan.”

Dari Project Pribadi ke Penggunaan Nyata

Awalnya NOTOBUKU dikembangkan sebagai project pribadi untuk merapikan alur katalogisasi dan layanan perpustakaan. Dalam prosesnya, salah satu klien Aksatria di Upwork tertarik dengan konsep ini dan menggunakannya untuk kebutuhan perpustakaan di Inggris beserta beberapa cabangnya.

Pengalaman itu membuat arah pengembangannya lebih praktis: bukan hanya tampilan katalog, tetapi sistem yang menyesuaikan kebutuhan pustakawan, pengunjung, dan pengelola multi-cabang.

Selain itu, NOTOBUKU juga dipakai oleh beberapa pondok pesantren di Jawa Timur, termasuk area Surabaya, Kediri, Jombang, Nganjuk, dan Gresik untuk membantu pengelolaan koleksi dan layanan perpustakaan internal.

SurabayaKediriJombangNganjukGresik
Klien Upwork

Dipakai untuk kebutuhan nyata.

Perpustakaan Inggris

Disesuaikan dengan alur lokal.

Multi-Cabang

Data bisa diarahkan per lokasi.

Galeri Project

Screenshot berikut menampilkan bagian utama aplikasi NOTOBUKU: dashboard operasional, katalog koleksi, panduan pengguna, dashboard admin, dan analitik pencarian. Tap gambar untuk melihat tampilan lebih besar.

Butuh sistem perpustakaan serupa?

Cocok untuk pengelola yang ingin katalog, anggota, transaksi buku, dan pencarian koleksi lebih mudah ditelusuri.

Diskusi Project

Hasil yang Dibantu

Sistem membantu alur kerja perpustakaan lebih tertata, terutama saat data buku dan anggota mulai bertambah.

Katalog Rapi

Buku lebih mudah dicari.

Anggota Jelas

Data peminjam tertata.

Sirkulasi Cepat

Status buku mudah dicek.

Scope Project

Scope dibuat fokus untuk kebutuhan perpustakaan yang ingin memulai digitalisasi dari alur paling penting, lalu bisa berkembang ke katalog standar, rekomendasi klasifikasi DDC, bantuan AI, dan kanal publikasi.

KatalogisasiKlasifikasi DDCData AnggotaPeminjamanPengembalianStandar MetadataAI RekomendasiSosial MediaMulti-CabangAdmin Panel

Cocok Untuk

Cocok untuk pengelola yang ingin data koleksi dan transaksi buku tidak tercecer.

SekolahKampusKomunitas BacaPerpustakaan Internal

Masalah yang Diselesaikan

Pengelolaan manual sering terlihat sederhana di awal, tetapi mulai menyulitkan saat koleksi, anggota, dan riwayat transaksi bertambah.

Pencarian Buku Lebih Cepat

Data buku dapat disusun berdasarkan judul, kategori, ketersediaan, atau informasi lain yang dibutuhkan.

Data Anggota Lebih Rapi

Petugas lebih mudah melihat siapa anggota, riwayat peminjaman, dan kebutuhan administrasi lain.

Status Buku Mudah Dilacak

Buku yang tersedia, sedang dipinjam, atau perlu ditindaklanjuti bisa diketahui dengan lebih jelas.

Deliverables

Output diarahkan untuk sistem perpustakaan yang siap dikembangkan sesuai alur kerja masing-masing lembaga.

Master BukuKatalogisasiKlasifikasi DDCStandar MetadataMaster AnggotaAI RekomendasiSosial MediaMulti-CabangAdmin PanelResponsive

Fitur Utama Sistem

Fitur diarahkan untuk kebutuhan pustakawan dan pengunjung: katalogisasi lebih rapi, metadata lebih siap, transaksi buku tercatat, dan bantuan AI bisa mempercepat klasifikasi koleksi, termasuk saat data perlu dipisah per cabang perpustakaan.

Jadi sistem tidak hanya menjadi tempat input data, tetapi membantu layanan perpustakaan terasa lebih cepat, informatif, dan mudah dikembangkan.

01
Katalogisasi Buku

Data buku disusun dengan informasi penting seperti judul, penulis, kategori, kode, lokasi rak, dan status ketersediaan.

02
Klasifikasi DDC

Struktur data dapat diarahkan mengikuti praktik metadata perpustakaan seperti ISBN, subjek, nomor klasifikasi DDC, dan identitas koleksi.

03
Data Anggota

Anggota dicatat lebih rapi sehingga riwayat dan kebutuhan administrasi lebih mudah ditelusuri.

04
Peminjaman & Pengembalian

Alur transaksi buku dibuat jelas agar pustakawan bisa mencatat sirkulasi dengan cepat dan akurat.

05
AI Rekomendasi

AI dapat membantu memberi rekomendasi katalogisasi dan klasifikasi berdasarkan DDC, subjek, serta jenis koleksi seperti buku teks, referensi, fiksi, kitab, jurnal, atau koleksi digital.

06
AI untuk Pengunjung

Pengunjung bisa diarahkan menemukan buku relevan lewat pencarian berbasis kebutuhan, topik, atau rekomendasi bacaan.

07
Integrasi Sosial Media

Informasi buku baru, kegiatan literasi, atau pengumuman perpustakaan bisa disiapkan untuk dibagikan ke kanal sosial.

08
Multi-Cabang

Data koleksi dan layanan dapat diarahkan per lokasi agar pengelola lebih mudah memantau beberapa cabang.

09
Panel Admin

Pengelolaan data ditempatkan dalam panel yang lebih mudah dipakai untuk pekerjaan berulang.

Keunggulan Operasional

Sistem seperti ini membantu perpustakaan bergerak dari catatan manual menuju data yang lebih mudah dipantau, dicari, dan dipublikasikan.

Manfaatnya terasa saat pustakawan perlu mencari buku, mengecek anggota, menjawab status peminjaman, atau membantu pengunjung menemukan referensi.

Pencarian Lebih Mudah

Pustakawan dan pengunjung dapat menemukan data koleksi tanpa membuka catatan terpisah.

Alur Kerja Lebih Tertata

Peminjaman dan pengembalian punya jalur pencatatan yang lebih jelas.

Data Lebih Siap Dibaca

Informasi buku dan anggota lebih mudah dirapikan untuk laporan atau evaluasi.

Kontrol Admin Jelas

Pengelola punya tempat khusus untuk mengatur data dan operasional utama.

FAQ Sistem Perpustakaan

Pertanyaan singkat yang biasanya muncul sebelum membuat sistem seperti NOTOBUKU.

Bisa. Scope dapat dimulai dari katalog buku, data anggota, peminjaman, dan pengembalian, lalu dikembangkan ke klasifikasi DDC, AI rekomendasi, sosial media, multi-cabang, atau kebutuhan laporan.
AI bisa diarahkan untuk memberi rekomendasi katalogisasi, klasifikasi DDC, jenis koleksi, subjek, dan pencarian koleksi. Pustakawan tetap dapat meninjau hasil sebelum disimpan.
Tidak selalu. DDC bisa dipakai sebagai acuan klasifikasi, tetapi sistem tetap bisa menyesuaikan aturan lokal perpustakaan, pesantren, sekolah, atau lembaga.
Bisa diarahkan untuk buku teks, referensi, fiksi, kitab, jurnal, majalah, koleksi digital, atau koleksi khusus sesuai kebutuhan lembaga.
Bisa, selama data lama masih bisa dirapikan. Biasanya data dari Excel atau catatan manual perlu dicek dulu agar format judul, penulis, kode, anggota, dan status buku tidak berantakan.
Bisa. Area admin dapat dipakai pustakawan untuk mengelola data, sedangkan pengunjung cukup melihat katalog, status koleksi, atau informasi publik.
Bisa diarahkan ke multi-cabang, misalnya pemisahan koleksi, lokasi rak, anggota, dan laporan berdasarkan unit atau lokasi perpustakaan.

Lihat Portfolio Lain

Bandingkan dengan project lain untuk melihat variasi kebutuhan website, dashboard, dan sistem bisnis.